Sabtu, 01 Mei 2010

Bumi pertiwi menangis

Setelah sekian lama bumi pertiwi kita dibikin kering kerontang oleh ulah tangan manusia tidak bertanggung jawab, tanah menjadi pero, kurus, tidak subur, dan bahkan banyak tanaman-tanaman asli bumi pertiwi kita yang tak ternilai ikut punah, jeruk keprok dari tawang mangu, padi rojo lele, jeruk gulung dan jeruk bali. dll. Oh, sungguh keterlaluan manusia, tanah airmu dirusak, diberikan pupuk kimia di racuni dengan pestisida. Membunuh semua saudara-saudaraku mikroba yang berguna bagi kelangsungan hidup manusia, yang mampu mengolah dan menyuburkan tanah, dibunuh. Oh, kejam.

Aku, menunggu uluran belas kasihmu, wahai manusia !!!

OK, boss, aku datang !!!!! Sayup-sayup terdengar jawaban. Betul, tidak lama kemudian tampaklah seorang kesatria bernama Fatur Rahman, mas Tri juga kang Anton Hartomo, dia menamakan dirinya NAL - Nusa Agro Lestari, mereka bertekad untuk berjuang untuk mengembalikan kelestarian bumi pertiwi kembali, melalui program-program bio ekologi revitalisasi lahan-lahan bumi pertiwi.


Bacaan lain silahkan simak di :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar